Fisika UNM Berjaya di ajang ICCI 2020 Bangkok, Thailand

fi.unm.ac.id,-Makassar. Center of Geopolymer and Green Technology (CEGeoGTech), Universiti Malaysia Perlis (UniMAP) bekerjasama dengan World Invention Intellectual Property Association (WIIPA) berjaya menyelenggarakan The 1st International Conference on Creativity and Innovation (ICCI 2020) dirangkaikan dengan International Conference of Green Technology (IConGETech) 2020 serta pameran 2020 Bangkok International Intellectual Property, Invention, Innovation and Technology Exposition (IPITEx 2020) tanggal 2 – 6 Februari 2020. Kegiatan ICCI 2020 dimulai pada tanggal 3 – 5 Februari bertempat di Eastin Hotel Makassan Bangkok, Thailand. Penyelenggaraan ICCI 2020 kali Ini adalah Kerjasama yang baik dengan UTM, FMIPA Universitas Negeri Makassar Indonesia, UniKL-BMI dan UiTM Pulau Pinang. Panitia menerima lebih dari 140 artikel yang akan diterbitkan dalam beberapa Journal dan Prosiding Berindeks SCOPUS dan WOS. Artikel Melibatkan Beberapa Negara Seperti Indonesia, Romania, Poland, India, Thailand, Philippine, Taiwan dan Malaysia. Kegiatan ini melibatkan hasil penyelidikan yang dilakukan oleh berbagai tingkat Sekolah dan universitas. Kegiatan yang diikuti oleh lebih dari 200 orang pelajar, di buka dan ditutup oleh YBhg. Prof. Ts. Dr. Uda Hashim (Timbalan Naib Canselor P&I UniMAP) dan Saudara Yang Lung Shih Pengarah Pembangunan Antarabangsa WIIPA (Thanks WIIPA for the support). ICCI 2020 merupakan aktiviti untuk anak muda Malaysia dalam rangka mengembangkan minat mereka terhadap Sains,Teknologi, Inggeris dan Matematik (STEM) yang perlu terus digalakkan.

Jurusan Fisika, FMIPA UNM mengikutkan dua karya hasil penelitian, yakni Pervaporation Membrane Based on Laterite Zeolite-Geopolymer for Ethanol Purification, dan Heat & Fire Insulation Based on Geopolymer-MgO Nanocomposite. Karya inovasi tersebut disajikan dihadapan juri ICCI 2020 oleh mahasiswa Fisika Angkatan 2015, masing-masing Anita Dewi Permatasari dan Sari Wahyuni. Berdasarkan hasil penilaian juri, karya yang disajikan oleh Anita Dewi Permatasari berhasil meraih 2 penghargaan yakni Double Gold Awards dan Special Awards untuk kategori Green Technology. Karya yang disajikan oleh Sari Wahyuni memperoleh Gold Medal Awards sebagai inovasi teknologi hijau. Kedua mahasiswa tersebut dibimbing dan didampingi oleh bapak Drs. Subaer, MPhil, PhD yang juga bertindak sebagai Co-organizer IConGetech 2020 Bangkok bersama dengan tim UniMAP.

Gambar. 1

Gambar. 2

Sari Wahyuni (Gb.1) dan Anita  Dewi Permatasari (Gb.2) menerima piagam dan medali emas masing-masing dari Yang Luh Shih, Sekertaris WIIPA dan Prof. Uda Hasim, Naib Chancellor UniMAP

Semoga karya mahasiswa dan dosen fisika UNM ini memberi motivasi untuk semakin bersemangat mengembangkan kualitas riset dan karya inovasi lainnya yang mampu bersaing di ajang international. Hasil ini mengulang sukses yang diraih oleh mahasiswa Fisika UNM pada ajang IDRIS 2017 di Kuala Lumpur yang diwakili oleh Syamsidar D dan Kharisma Noorkhofifah angkatan 2013 dan diikuti oleh 16 negara.

Tim Fisika UNM bersama Prof Mohd Mustafa Abdullah Al Bakri, Ketua penyelenggara ICCI 2020

Selamat untuk tim ICCI 2020 khususnya kepada saudara Anita Dewi Permatasari, Sari Wahyuni dan Dosen Pembimbing bapak Drs. Subaer, MPhil, PhD yang telah berhasil mengharumkan nama Fisika UNM di ajang International.

Salam UNM
Tetap Jaya dalam Tantangan
HrSp

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *